Assalamu'alaikum!
Ananda tentu sering bermain layangan bersama teman-teman, mengasyikkan bukan? Kali ini kita akan sama-sama mengenal lebih jauh tentang layang-layang dan trapesium
sebagai bangun datar. Layang-layang dan trapesium merupakan bangun datar segi empat yang dalam keseharian kita sering kita temukan benda-benda yang serupa dengan kedua bangun itu. Masih ingatkah ananda?
Nah untuk mengenal lebih jauh, yuk kita simak!
1. Trapesium
Sebelum kita mencari luas trapesium, yuk kita kenali sifat-sifatnya!
Berapa jumlah sisi trapesium?
Berapa jumlah sudut trapesium?
Adakah sisi yang sejajar? Berapa jumlahnya?
Bagian mana yang disebut tinggi trapesium?
Selanjutnya, yuk kita kenali macam-macam trapesium!
Jika Ananda telah mengenal bagian-bagian dan jenis trapesium, kita lanjutkan untuk mencari luasnya. Untuk memahami cara mencari luas trapesium lakukan kegiatan berikut:
Trapesium ABCD sama luasnya dengan bangun persegi panjang ABEFE dengan luasnya panjang kali lebar atau p x l.
Panjang = p = a + b (sisi pendek + sisi panjang trapesium)
Lebar = t/2
a = 6 ; b =3 ; t = 4
Jadi luas trapesium:
Luas = p x l
= (a +b) x t/2
= (6 + 3) x 4/2
= 9 x 2
= 18 satuan luas
2. Layang-layang
Simak gambar berikut untuk mengenali sifat-sifat layang-layang!
Berapa jumlah sisi layang-layang?
Berapa jumlah sudut layang-layang?
Adakah sisi yang sejajar?
Adakah garis diagonal? Berapa jumlahnya?
Perhatikan gambar di atas!
ABCD adalah bangun layang-layang, panjang BC = panjang CD, panjang AB = panjang AD
AC merupakan diagonal layang-layang disebut d1, BD merupakan diagonal layang-layang disebut d2. Diagonal berpotongan di titik P dan saling tegak lurus.
Panjang AC = d1 = 9 cm
Lebar = BP = 1/2 x BD = 1/2 x d2 = 4 cm
Luas = panjang x lebar
= 9 cm x 4 cm = 36 cm2
Luas Trapesium dan Layang-Layang
Reviewed by BlogSD
on
April 12, 2019
Rating:
Reviewed by BlogSD
on
April 12, 2019
Rating:








Terima kasih ilmunya sangat bermanfaat....
BalasHapusSama-sama...
BalasHapus